• Version
  • Download 28
  • File Size 494.03 KB
  • Create Date November 26, 2022
  • Download

Prevalensi penyakit kanker di Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun dan sebagian besar penderita masih dating dalam stadium lanjut.

Penanganan penyakit kanker adalah secara multidisipliner dan penanganan yang pertama kali adalah kesempatan yang terbaik bagi penderita untuk mencapai kesembuhan, penanganan yang salah pada langkah pertama akan menyebabkan tingginya angka residif local atau metastase jauh dan mengakibatkan penderitaan bagi penderita dan keluarganya.

Penanganan penyakit kanker tidak saja terbatas pada terapi, tetapi meliputi pula prevensi, deteksi dini, diagnostic, rehabilitasi serta pengobatan paliatif dan penanggulangan nyeri kanker.

Untuk mengantisipasi hal tersebut di atas Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI) bekerjasama dengan Subbagian Onkologi HNB Bagian Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Cipto Mangunkusumo telah mengelenggarakan pendidikan subspesialisasi bedah onkologi sejak tahun 1977. Sebagai pedoman dalam pendidikan tersebut telah disusun Kurikulum Pendidikan Subspesialisasi Bedah Onkologi yang pertama.

Dengan bertambahnya peminat subspesialisasi bedah cakologi, maka pada Muktamar Nasional PERABOI 1994 di Bandung telah diputuskan untuk menambah senter pendidikan selain di FKUI/RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo.

Kurikulum pendidikan merupakan sesuatu yang dinamis, yang berubah dan berkembang dari waktu ke waktu sejalan dengan berbagai perkembangan yang timbul di dunia kedokteran dan perubahan yang timbul di masyarakat. Ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang kedokteran dan kesehatan berkembang dengan pesat, demikian pula halnya dengan pengetahuan dalam bidang onkologi, khususnya mengenai pengetahuan tentang biologi molekuler, khemoterapi, radioterapi, terapi hormonal, imunoterapi, rehabilitasi dan pengelolaan nyeri kanker.

Sejalan dengan perubahan, kemajuan dan perkembangan tersebut di atas, maka dirasakan perlu untuk mengadakan penyempurnaan kurikulum pendidikan subspesialisasi bedah onkologi dari waktu ke waktu secara periodic. Penyusunan dan penyempurnaan kurikulum ini melibatkan Panitia Adhoc Penyempurnaan Kurikulum Pendidikan Onkologi Bedah yang ditunjuk oleh PP. PERABOI dan diharapkan penerapan serta pemanfaatannya dapat menghasilkan tenaga ahli onkologi bedah yang mempunyai kemampuan klinis yang tinggi dalam bidang onkologi dan kemampuan akademisi yang setara dengan program pendidikan strata III.