Surabaya — Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI) menandatangani nota kesepahaman ( Memorandum of Understanding/MoU ) dengan Taiwan Breast Cancer Society (TBCS) pada tanggal 22 Mei 2026 di Surabaya. Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan di sela-sela rangkaian kegiatan The 8th Indonesian Issues on Breast Cancer (IIBC-8) yang tahun ini mengangkat tema “From Global Guidelines to Local Practice: Adapting De-escalation to Indonesia’s Breast Cancer Management.”

  • Dari pihak PERABOI, acara tersebut dihadiri oleh:
  • DR. M. Yadi Permana, dr., Sp.B.Subsp.Onk(K) selaku Ketua PP PERABOI
  • ⁠Abdul Rachman, dr., Sp.B.Subsp.Onk(K) selaku Sekretaris Jenderal PP PERABOI
  • Asdi Wihandono, dr., Sp.B.Subsp.Onk(K) selaku Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PERABOI
  • Desak G.A. Pramesti Devi, dr., Sp.B.Subsp.Onk(K) selaku Deputi Bidang Hubungan Luar Negeri PP PERABOI
  • Anggota PERABOI dan para trainee bedah onkologi

Sementara dari pihak Taiwan Breast Cancer Society hadir:

  • Prof. Ching-Hung Lin, MD., Ph.D. selaku International Affairs Committee Chair TBCS
  • An-Chieh Feng, MD., Ph.D. selaku TIBCS Young Doctors Program Chair

MoU ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi internasional antara Indonesia dan Taiwan di bidang kanker payudara dan bedah onkologi. Dalam dokumen kerja sama tersebut, ISSO dan TBCS sepakat untuk membangun framework kolaborasi dalam pengembangan pelayanan kanker, pendidikan, pelatihan, penelitian, serta pengembangan program akademik bagi anggota kedua organisasi.

  1. Kerja sama yang disepakati meliputi berbagai bidang, antara lain:
  2. Kolaborasi dan saling endorsement pada annual meeting masing-masing organisasi
  3. Penyelenggaraan joint session dan business meeting
  4. Program pertukaran dokter muda ( Young Doctor Exchange )
  5. Diskon registrasi untuk anggota kedua organisasi
  6. Pertukaran newsletter dan publikasi kegiatan ilmiahPeluang training dan observership bagi dokter muda Indonesia dan Taiwan

Selain itu, dalam MoU juga disebutkan bahwa kedua organisasi akan secara aktif mengevaluasi dan mengembangkan program kolaborasi tahunan, baik melalui pertemuan langsung maupun konferensi daring.

Ketua PP PERABOI, DR. M. Yadi Permana, dr., Sp.B.Subsp.Onk(K), menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi anggota PERABOI, khususnya generasi muda bedah onkologi Indonesia, untuk terlibat dalam forum internasional, penelitian bersama, serta pertukaran pengalaman akademik dan klinis dengan para ahli kanker payudara di Taiwan.

Sementara itu, Prof. Ching-Hung Lin menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari PERABOI dan berharap kolaborasi ini dapat menjadi awal dari hubungan akademik yang berkelanjutan antara kedua organisasi.

Dengan adanya kerja sama ini, PERABOI/ISSO dan TBCS berharap hubungan akademik dan profesional antara Indonesia dan Taiwan di bidang breast oncology akan semakin erat dan memberikan manfaat nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan serta pelayanan pasien kanker payudara di masa mendatang.

It’s about drugs. It’s about regiment. It’s aboud dose, Side effect, drug interaction.
This application is also about administration, how, when, which you can give to your patients and many more. And This is for Health care Profesional only

INDONESIAN SYSTEMIC THERAPHY